Satu kesatuan OS terpadu yang membebaskan faskes dari sistem silo terpisah-pisah, menghubungkan visi tata kelola eksekutif dengan eksekusi klinis operasional secara presisi.
Mengkoneksikan pilar pendukung operasional untuk mengeliminasi input ganda serta kebocoran logistik farmasi faskes.
Integrasi langsung data parameter alat laboratorium dan gambar visual radiologi ke modul RME pasien untuk mempercepat diagnosis dokter.
Pelacakan obat berbasis FEFO (First Expired, First Out), batch tracking, Auto-PO belanja prediktif, serta stok opname apotek tanpa downtime layanan.
Auto-billing tindakan medis langsung ke jurnal umum, pembukuan COA terpadu, serta perhitungan distribusi Jasa Pelayanan (JP/Fee Dokter) secara transparan.
Keandalan arsitektur teknologi berskala besar untuk memastikan stabilitas operasional klinis mutlak tanpa risiko crash.
Pemisahan database klinis berat (RME DB) dengan database transaksional (SIMRS DB) melalui mesin sinkronisasi API SYNCHRO untuk menjamin kecepatan akses optimal bebas bottleneck beban tinggi.
Smarthub membagi tim operasional menjadi dua lapisan: Exploit Layer (80% menjaga stabilitas & pendampingan harian) dan Explore Layer (20% menghadirkan kustomisasi & pembaruan regulasi baru) secara simultan.
Eskalasi penyelesaian kendala operasional klinis secara kontraktual yang terjamin kepastian durasi resolusinya.
Gangguan pelayanan utama (pendaftaran mati, RME putus, atau bridging BPJS bermasalah). Penanganan darurat instan langsung oleh Senior Architect.
Penyesuaian workflow rumah sakit, perubahan minor master data tarif, atau pembaruan kepatuhan regulasi minor via siklus sprint berkala.
Asistensi operasional reguler untuk pendelegasian tugas harian staf rekam medis, perubahan data personal, atau panduan penggunaan.
Pemilahan cerdas untuk menyortir permintaan kosmetik non-esensial demi menjaga performa optimal core system.
Bergabunglah dalam ekosistem fasilitas kesehatan modern yang telah beralih menuju otomatisasi operasional dan keunggulan pelayanan klinis berstandar global.